December 22, 2011

My Diary..

Ku hempaskan raga di pelampiasan..
menunggu sang mentari bersinar
waktu  seperti berlari, atau aku yang merangkak ?
menoleh 90 derajat, hitam atau putih kan tinta yang kugoreskan ?!
Sang Pencipta berbisik di hati, menggelitik jiwa..
Sang rembulan pun menyambut kembali..
dan aku kembali menunggu sang surya bersinar..


Hope,

Vany

December 14, 2011

Love or Proud of him ?!

I'm not entitled to your life, I was a nobody ..
I'm just a girl who was standing here, looked at you from a distance..
it's hurts :(
but still same, i'm just a girl who saw you from afar and hopefully you turned to me and give me your smile..

December 13, 2011

ANAK PEMALAS


Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayang.
Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan
berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak
yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala
macam tanggung jawab. Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan
kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu.
Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa
dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk
membantu membersihkan rumah atau tugas lain saat si pembantu
pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak
masuk akal. Ayah dan ibu sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan
anak tunggal mereka. Walaupun tahu bahwa seringnya memanjakan
anaklah yang menjadi penyebab sang anak berbuat demikian. Mereka
pun kemudian berpikir keras, bagaimana cara merubah sikap si anak?
Mereka pun berniat memberi pelajaran kepada anak tersebut. Suatu hari,
atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima setiap hari,
pagi itu tidak diberikan. Si anak pun segera protes dengan kata-kata
kasar, "Mengapa Papa tidak memberiku uang saku? Mau aku mati
kelaparan di sekolah ya?" Sambil tersenyum si ayah menjawab, "Untuk
apa uang saku, toh nanti habis lagi?"Demikian pula saat sarapan pagi,
dia duduk di meja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. Anak
itu pun kembali berteriak protes, "Ma, lapar nih. Mana makanannya?
Aku buru-buru mau ke sekolah." "Untuk apa makan? Toh nanti lapar
lagi?" jawab si ibu tenang. Sambil kebingungan, si anak berangkat ke
sekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah, dia
merasa tersiksa, tidak bisa berkonsentrasi karena lapar dan jengkel. Dia
merasa kalau orangtuanya sekarang sudah tidak lagi menyayanginya.
Pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang ibu berkata,
"Anakku. Saat akan makan, kita harus menyiapkan makanan di dapur.
Setelah itu, ada tanggung jawab untuk membersihkan perlengkapan
kotor. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus
begitu selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang
makan, besok juga makan lagi. Hari ini mandi, nanti kotor, dan harus
juga mandi lagi. Hidup adalah rangkaian tanggung jawab, setiap hari
harus mengulangi hal-hal baik. Jangan berdalih, tidak mau melakukan
ini itu karena dorongan kemalasan kamu. Ibu harap kamu mengerti." Si
anak menganggukkan kepala, "Ya Ayah-Ibu, saya mulai mengerti. Saya
juga berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi."


Disadur dari www.andriewongso.com

November 09, 2011

Repeat the time ?!


Jika aku di berikan kesempatan untuk memilih, aku tidak akan memilih memutar waktu kembali. Yaa.. aku tidak akan, aku berterima kasih karena waktu yang telah lalu mengajarkan aku banyak hal yang tidak dapat aku hargai dengan uang berapapun. Baik kesedihan maupun kebahagiaan.. sungguh aku tidak akan memikirkan lagi “andai waktu dapat ku putar aku tidak akan melalukan kesalahan itu, andai waktu ku putar aku ingin kembali ke masa itu dan betapa bahagianya aku saat itu”  pemikiran seperti ini akan membuat aku bergerak di tempat.
Aku akan belajar lebih mengahargai kesempatan, waktu, menit bahkan hitungan detik yang ada karena semuanya akan berlalu, akan berlalu menjadi sebuah kenangan atau jika kita tidak menggunakan waktu dengan baik akan menjadi saat-saat yang di lupakan.
                                                                                                                                            
“Hidup berseluncur dalam gelombang masalah, berenang dalam kesendirian, berjemur dalam amarah, berhujan-hujan dalam tangisan, berkemah dalam tawa sambil bersantap dengan semarak pujian”
 Kalimat yang di kutip dari buku KEMBALI BERDETAK by Philip Triatna & Juli Tane menyadarkan aku bahwa perasaan suka maupun duka bukan aku sendiri yang mengalami hal ini. Mereka dapat mengatakan ini, karena mereka pernah merasakan.. Jadi bersyukur akan hidup ini, dan hagai apa yang ada :)


November 01, 2011

Lyric Leann Rimes - Amazing Grace

by Vany Maryani on Tuesday, May 10, 2011 at 11:23pm
"Amazing Grace"

Amazing grace, how sweet the sound That saved a wretch like me. I once was lost, but now I'm found. 'Twas blind, but now I see. 'Twas grace that taught my heart to fear And grace my fears relieved. How precious did that grace appear The hour I first believed. When we've been there ten thousand years Bright shining as the sun, We've no less days to sing God's praise Then when we first begun. Amazing grace, how sweet the sound That saved a wretch like me. I once was lost, but now I'm found. Was blind, but now I see.

Signature ..

Via Facebook by Vany Maryani on Thursday, February 17, 2011 at 11:12am
 
6 maret 2011
Berjalan, salah langkah ku
Terlalu banyak ingin ku
Hingga hilang akalku
Sadar, sadar, sadar
RencanaMu..
Ingin kembali saat pertama
Saat pertama Kau masuk k hatiku
Mengubah hidupku, mengubah cara pandangku
Terlalu lama sudah aku salah langkah
Tak ingin tersesat
Tak ingin perjalanan yg sudah susah payah aku perjuangkan hancur seketika
Hanya karna kesenangan, kenikmatan, kenyamanan
Ingin berjalan dalam rencanaMu selalu
Lembutkan hati ini, agar rencana indahMu tergenapi
Tuntun aku agar tak hilang akal

21 feb'11
Saat ku lihat dirinya dengan mata manusiawi ini
Dia begitu sempurna, tanpa kekurangan, punya segalanya
Sangat d berkati pikir ku
Ingin ku bandingkan diri ini dengan dia
Aku ingin menjadi dia
Ku coba menyerupai dia tapi tak serupa
Aku risih, karna ini bukan aku
Aku lelah, dan hanya mengagumi diri'nya
Dan aku sadar, aku tahu
Aku di ciptakan unik oleh Tuhan
Aku adalah aku, dia adalah dia
Aku memang tak memiliki apa yang dia punya
Tapi aku memiliki apa yang tak dia punya


17 feb' 11
Aku terdiam memikirkan diriku, keluargaku, dan cintaku ..
Masalah, penderitaan telah membentuk kepribadianku..
Terkadang teman dan sanak saudara membuat aku melupakan kesusahan sejenak..
Canda tawa, gurauan yang membuat bibirku kembali tersenyum..
Hidup?? Aku tak mengerti apa itu hidup..
Yang aku tahu, aku harus mencapai impianku..
Tapi, terkadang aku lelah..
Seperti mengasihani diri sendiri..
Terperosok dalam kesendirian..
Hanyut tidak menentu ..
Hanya satu yang ku rasa, Tuhan tak pernah meninggalkan ku..
KasihNya seperti terus menopangku..
"semangat vany"


18 Jan 2011
Tak mengerti apa yang aku pikirkan
Aku juga tak mengerti apa yang ku mau
Mengeluh, tidak paham, lelah
Aku terdiam sejenak
Merasakan ada kasihMu, kasih dia
Apa yang tak aku pahami
Aku coba tuk memahami
Berusaha bersandar dan berpangku padaMu Bapa
Aku ingin bangkit, mengerti setiap hidup ini
Berjalan bersamaMu :)