January 02, 2012

NEW YEAR, NEW LIFE, NEW SPIRIT, NEW HOPE :)


Hallo new year…………..!!!! :)
Tak terasa sudah berlalu tahun 2011..
Bagaimana cara kalian menutup akhir tahun 2011 ini ?!

Vany ke Bandung with teman-teman komsel (angke), menghirup udara segar tidak seperti di Jakarta bangun pagi, asap knalpot dimana-mana.. bangunan pencakar langit .. orang-orang di bawah jembatan dengan aroma khas, sytle khas mereka dengan gitar di tangan, topi di sodorkan kepada setiap pengendara yang sedang berhenti karena lampu merah.. huft..
Kalau di bandung kotanya pun tidak seperti Jakarta.. ckckck..

Kita berangkat ke bandung dari rumah Ko Denis (rumah Deo & Keni), Citra (Palem) jam 00.00 personil kami (kaya gilrsband aja) Ko Denis, Kunyit, Yenli, Vinny, Kenny, Deo, Qcut, Ncus, Deddy Chen, Dedi S.P, Robin, Hery, Devi, Vany.. untung ada jalan tol, jadi mempersingkat waktu kita.. setelah sampai di bandung kira-kira pukul 2 subuh, kita mampir ke Braga.. ya ampun di sana ternyata tempat club malam/ diskotik.. saat menikmati makanan (breakfast or dinner yah jam segitu? Hehhe) ada kupu-kupu malam sedang menemani om-om.. heheh..
Setelah makan, ternyata waktu kita check in ke Villa masih lama.. dan tidak memungkinkan untuk otw ke Kawah Putih di dini hari.. dan akhirnya…. Kita terdampar di pom bensin.. Hahaha.. istirahat di mobil tapi malah berfoto ria di depan jalanan..

Setelah cukup untuk istirahat dan waktunya sudah memungkinkan kita otw deh ke Kawah Putih.. kita naik ontang-anting (menurut vany kalau itu di Jakarta seperti angkutan umum), yaa ampun.. seperti di bawa sama pembalap, lintasan yang berliku-liku dan menanjak tetap saja kebut-kebutan, jantung Vany seperti main halilintar di dufan.. Pemadangan yang indah.. vany sempat mengambil pemandangan di sana dan Kita yang belum mandi, cuci muka, gosok gigi tetap berfoto-foto ria di sana.. 




ANGKE COMUNITY



heheh.. saat kita turun ke bawah sedikit membuat perih hidung kalau tidak di tutupi.. dan akhirnya, yang menarik buat vany ke kawah putih adalah pemandangan yang indah dan… ontang-antingnya yang gilaaaa.. ahhaha :D :D :D

Kita check In di Villa Pondok Kahuripan








di sana view nya indah karena di lembang, di perbukitan begitu jadi saat malam hari kita bisa lihat bukit-bukit dan lampu-lampu yang menyala.. setelah cukup istirahat, kita ke Parijs Van Java untuk dinner.. Mall nya berbeda dgan mall-mall kebanyakan di Jakarta.. orang bandung gelis-gelish wae.. hehhe.. Setelah itu kita ke Caffe apa yah, namanya lupa.. di sana tempat makanan Surabi, surabinya enak seperti pancake.. heheh.. apalagi di tambah susananya live music.. acoustic gitu, Yaaaa ampun, suaranya kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnn!!!! Main gitarnya juga mancapppp!!!! (@.@”) betah di sana sampai lupa kalau harus pulang ke villa soalnya mau main petasan dan kembang api.. hehhehe… tetapi kurang indah langit malam tahun baru di bandung, masih meriahan di Jakarta..

Bangun paginya minum susu murni.. yummy :9
Berangkat cari breakfast kampong Baso, ke Rumah Mode..
kita ke Ciwalk.. design bangunanya bisa di acungin jempol.. keren!!!
Tapi kita bosan karena ke mall-mall, di Jakarta juga banyak mall.. kita memutuskan untuk berpisah dengan pria-pria nya.. yang Pria main game di Platinum, kita ke luar ke persimpangan jalan di sana belanja.. tapi kalau boleh jujur, lebih baik belanja di Jakarta sih.. atau Malioboro lebih oke.. setelah itu kita ke puncak lembang, temanin Ko Dennis makan ketan.. kemudian kita dinner di Kampung Daun :) 






Malamnya, kita di Villa main polisi maling (bukan polisi maling yang bias adi maikan oleh anak-anak SD)
Kenny lucu banget, hehhe. Masih kecil tapi sudah berani.. dia minta jadi naratornya.. tapi ternyata dia masih kurang paham cara permainannya, Hhahahha.. Keny.. Keny..
Setiap malamnya kami semua berkumpul di kamar kita.. kamar Vany, Vinny, Susan, Devi, Yenli..
Hehheh, sebenarnya kita tidak tidur 1 kamar, tapi karena sedikit parno.. sedikit menyeramkan, heheh..
Pagi pun Tiba, Vany minum susu murni lagi.. ehmmmb, yummy J
Kemudian makan di rumah stoberi, kemudian kita ke Dago.. sepanjang jalan outlet semua..
Ya ampun, harganya dan kualitas masih oke di Jakarta J
Dan… tujuan terakhir ke Kartika.. yummy.. kita juga makan mie kocok di depan kartika.. tidak afdol kalau tidak makan mie kocok di bandung..
Hhehe… ini cerita ku, apa cerita mu ?


And Then…




Goal Setting Vany untuk Tahun 2012 ini :
1.  Punya kerjaan sendiri (Pengusaha)
2. Memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga
3. Pelayanan jiwa-jiwa
4. Papa bisa beribadah
5. Menjadi pribadi yang di siplin dan tegas…

In Jesus Christ Name, I’m praying..
Amen…





December 25, 2011

Love or Proud of him ?!

mungkin ini memang jalan takdir ku, 
mengagumi tanpa di cintai..


Lirik lagunya miris.. 
Lirik ini ada di puncak klimaks..
hehheh.. bikin galau..
hemmmb.. yasudah lah Vany .. sudah tau akan begitu..
Jadi gag perlu bersedih lagi :)

December 22, 2011

My Diary..

Ku hempaskan raga di pelampiasan..
menunggu sang mentari bersinar
waktu  seperti berlari, atau aku yang merangkak ?
menoleh 90 derajat, hitam atau putih kan tinta yang kugoreskan ?!
Sang Pencipta berbisik di hati, menggelitik jiwa..
Sang rembulan pun menyambut kembali..
dan aku kembali menunggu sang surya bersinar..


Hope,

Vany

December 14, 2011

Love or Proud of him ?!

I'm not entitled to your life, I was a nobody ..
I'm just a girl who was standing here, looked at you from a distance..
it's hurts :(
but still same, i'm just a girl who saw you from afar and hopefully you turned to me and give me your smile..

December 13, 2011

ANAK PEMALAS


Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayang.
Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan
berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak
yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala
macam tanggung jawab. Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan
kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu.
Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa
dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk
membantu membersihkan rumah atau tugas lain saat si pembantu
pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak
masuk akal. Ayah dan ibu sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan
anak tunggal mereka. Walaupun tahu bahwa seringnya memanjakan
anaklah yang menjadi penyebab sang anak berbuat demikian. Mereka
pun kemudian berpikir keras, bagaimana cara merubah sikap si anak?
Mereka pun berniat memberi pelajaran kepada anak tersebut. Suatu hari,
atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima setiap hari,
pagi itu tidak diberikan. Si anak pun segera protes dengan kata-kata
kasar, "Mengapa Papa tidak memberiku uang saku? Mau aku mati
kelaparan di sekolah ya?" Sambil tersenyum si ayah menjawab, "Untuk
apa uang saku, toh nanti habis lagi?"Demikian pula saat sarapan pagi,
dia duduk di meja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. Anak
itu pun kembali berteriak protes, "Ma, lapar nih. Mana makanannya?
Aku buru-buru mau ke sekolah." "Untuk apa makan? Toh nanti lapar
lagi?" jawab si ibu tenang. Sambil kebingungan, si anak berangkat ke
sekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah, dia
merasa tersiksa, tidak bisa berkonsentrasi karena lapar dan jengkel. Dia
merasa kalau orangtuanya sekarang sudah tidak lagi menyayanginya.
Pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang ibu berkata,
"Anakku. Saat akan makan, kita harus menyiapkan makanan di dapur.
Setelah itu, ada tanggung jawab untuk membersihkan perlengkapan
kotor. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus
begitu selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang
makan, besok juga makan lagi. Hari ini mandi, nanti kotor, dan harus
juga mandi lagi. Hidup adalah rangkaian tanggung jawab, setiap hari
harus mengulangi hal-hal baik. Jangan berdalih, tidak mau melakukan
ini itu karena dorongan kemalasan kamu. Ibu harap kamu mengerti." Si
anak menganggukkan kepala, "Ya Ayah-Ibu, saya mulai mengerti. Saya
juga berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi."


Disadur dari www.andriewongso.com

November 09, 2011

Repeat the time ?!


Jika aku di berikan kesempatan untuk memilih, aku tidak akan memilih memutar waktu kembali. Yaa.. aku tidak akan, aku berterima kasih karena waktu yang telah lalu mengajarkan aku banyak hal yang tidak dapat aku hargai dengan uang berapapun. Baik kesedihan maupun kebahagiaan.. sungguh aku tidak akan memikirkan lagi “andai waktu dapat ku putar aku tidak akan melalukan kesalahan itu, andai waktu ku putar aku ingin kembali ke masa itu dan betapa bahagianya aku saat itu”  pemikiran seperti ini akan membuat aku bergerak di tempat.
Aku akan belajar lebih mengahargai kesempatan, waktu, menit bahkan hitungan detik yang ada karena semuanya akan berlalu, akan berlalu menjadi sebuah kenangan atau jika kita tidak menggunakan waktu dengan baik akan menjadi saat-saat yang di lupakan.
                                                                                                                                            
“Hidup berseluncur dalam gelombang masalah, berenang dalam kesendirian, berjemur dalam amarah, berhujan-hujan dalam tangisan, berkemah dalam tawa sambil bersantap dengan semarak pujian”
 Kalimat yang di kutip dari buku KEMBALI BERDETAK by Philip Triatna & Juli Tane menyadarkan aku bahwa perasaan suka maupun duka bukan aku sendiri yang mengalami hal ini. Mereka dapat mengatakan ini, karena mereka pernah merasakan.. Jadi bersyukur akan hidup ini, dan hagai apa yang ada :)